PRAKTIK KELOMPOK LKPD FO SPLICING Anggota Kelompok : Muhammad Guntur Yuki Anata Raden Diazka Adhitya Budiman Keterangan: Foto ini menampil...
PRAKTIK KELOMPOK LKPD FO SPLICING
- Muhammad Guntur Yuki Anata
- Raden Diazka Adhitya Budiman
Keterangan: Foto ini menampilkan layar monitor dari mesin Fusion Splicer tepat setelah proses peleburan (penyambungan) inti fiber tipe Single Mode (SM) selesai dilakukan.
Analisis Teknis untuk Blog: Anda dapat menyoroti bahwa sudut pemotongan (cleave angle) berada di angka 0.5° dan 0.8°, yang mana sangat baik karena masih berada di bawah toleransi maksimal (umumnya < 1°). Mesin menampilkan estimasi loss (redaman) sebesar 0.01dB.
Koreksi Penting: Pastikan Anda menuliskan di blog bahwa angka 0.01dB ini hanyalah estimasi yang dihitung oleh algoritma visual mesin splicer, bukan nilai redaman aktual. Nilai sebenarnya hanya bisa dibuktikan melalui pengukuran dengan alat ukur optik.
Keterangan: Foto ini menunjukkan ujung kabel fiber optik yang memancarkan cahaya laser berwarna merah. Ini adalah hasil dari pengujian menggunakan Visual Fault Locator (VFL) yang disuntikkan dari ujung kabel lainnya.
Analisis Teknis untuk Blog: Cahaya merah yang keluar dengan terang di ujung kabel membuktikan bahwa kontinuitas kabel terjaga (tidak ada core yang patah atau bocor parah di sepanjang jalur yang diuji).
Catatan Keselamatan: Tambahkan peringatan profesional di postingan Anda: Jangan pernah menatap langsung ke ujung core fiber optik yang sedang terhubung dengan sumber laser aktif (termasuk VFL) karena dapat merusak retina mata secara permanen.
Keterangan: Foto ini mendokumentasikan alat uji optik. Di sebelah kiri adalah Optical Power Meter (OPM) yang sedang menerima sinyal cahaya, dan di sebelah kanan adalah VFL yang berfungsi sebagai sumber cahaya visual (meskipun pengujian OPM yang standar biasanya menggunakan Optical Light Source inframerah, bukan VFL).
Analisis Teknis untuk Blog: Layar OPM menunjukkan daya optik yang diterima sebesar -8.12 dBm pada panjang gelombang (wavelength) kalibrasi 1270 nm.
Koreksi Penting: Anda harus menjelaskan kepada pembaca bahwa angka -8.12 dBm adalah daya terima (Receive Power), bukan nilai redaman saluran (Link Loss). Untuk mengetahui total redaman kabel hasil splicing Anda, Anda harus mengetahui berapa daya pancar (Transmit Power) dari sumber asalnya, lalu menghitung selisihnya (Tx - Rx).
COMMENTS